TENTANG KAMI

Next Step Education

Informasi yang keliru dan tidak lengkap, kesalahpahaman, kurang persiapan dan sebagainya adalah alasan hadirnya Next Step Education. Berbagai permasalahan ini banyak kami temui khususnya dikalangan pelajar baru yang tentu menimbulkan hambatan-hambatan sesaat setelah kedatangannya ke Turki.

Tentu bukan hanya sebatas simpati dan empati, dalam beberapa tahun belakangan memang sebetulnya kami sudah terlibat dalam penyelesaian problematika yang terus berulang ini baik secara pribadi ataupun khusus. Khusus yang kami maksud adalah mewakili lembaga dan dalam artian ini adalah organisasi. Ya, organisasi. Kami bisa banyak mengetahui dan terjun langsung menangani banyak masalah ini juga tak luput dari amanah yang sebelumnya telah kami emban dalam organisasi induk pelajar indonesia di Istanbul. Melalui itu pula ada wewenang lebih yang akhirnya membuat kami bersinggungan langsung untuk mencari solusi disetiap kasus yang terjadi.

Tak henti disana, amanah yang telah lepas dari pundak kami semakin membuat kegiatan tolong menolong atau bahu membahu ciri khas orang Indonesia ini semakin giat kami lakukan dan mengantarkan kepada titik akhir keputusan untuk membangun Next Step Education. Faktor angka kedatangan pelajar baru Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya menjadikan trend melanjutkan pendidikan ke Turki seolah menjadi primadona baru yang akan menyaingi trend berkuliah di negara eropa lainnya.

Disaat yang sama, banyak penawaran jalur mandiri yang mulai bermunculan. Dalam amanah yang kami emban sebelumnya, dengan menggunakan wewenang itulah kami pula banyak melakukan investigasi atau pencarian pada setiap kejadian dan permasalah yang dialami, sekaligus memecahkan permasalah yang bersangkutan dengan membantu secara langsung untuk menyelesaikannya yang kemudian menjadi pengalaman kami hingga saat ini.

Memang kami tidak bisa mengatakan bahwa Next Step Education lembaga non-profit namun, kami bukan money-oriented. Biaya yang teman-teman bayar sejatinya sebagai hasil kuras keringat tim kami yang mumpuni dan bertalenta. Apresiasi yang bisa kami lakukan kepada mereka hanya sesederhana mengganti lelah keringat mereka dengan layak untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup, kami sadar dan juga merasakan kerja keras nurani disela-sela kewajiban pelajar yang harus dipenuhi itu tidak bisa dianggap ringan. Itulah apresiasi tertinggi yang bisa kami lakukan.